News

Tragedi Kereta Bekasi Timur: KAI Perbarui Data Korban, 14 Tewas dan Puluhan Luka-luka!

Tragedi Kereta Bekasi Timur: KAI Perbarui Data Korban, 14 Tewas dan Puluhan Luka-luka!

ALFIE RENALDY
Oleh: ALFIE RENALDY Selasa, 28 April 2026 | 10:32 WIB

Faktain News – Bekasi – Insiden tragis kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terus memunculkan fakta terbaru. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah merilis pembaruan data terkini terkait jumlah korban. Berdasarkan laporan yang dilansir oleh Kumparan.com, hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB, tercatat 14 jiwa melayang dalam musibah ini, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.

Identifikasi Korban dan Penanganan Medis Intensif

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dibawa menuju RS Polri Kramat Jati. Langkah ini dilakukan untuk proses identifikasi lebih lanjut demi memastikan identitas para korban.

“Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan,” ujar Bobby dalam keterangannya, Selasa (28/4).

Penanganan terhadap puluhan korban luka-luka tersebar di sejumlah rumah sakit. Mereka mendapatkan perawatan intensif untuk memulihkan kondisi kesehatan pasca insiden.

  • RSUD Bekasi
  • RS Bella Bekasi
  • RS Primaya
  • RS Mitra Plumbon Cibitung
  • RS Bakti Kartini
  • RS Siloam Bekasi Timur
  • RS Hermina
  • RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat

Evakuasi Barang dan Posko Informasi

Selain fokus pada penanganan korban, KAI juga sigap mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Barang-barang berharga tersebut kini telah diamankan dan ditempatkan di layanan lost and found. Proses pendataan dilakukan secara cermat bersama pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi dan pengembalian kepada pemiliknya.

Untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban, KAI telah membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini bertujuan memfasilitasi keluarga penumpang yang membutuhkan informasi terkini atau bantuan. Selain itu, keluarga korban juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut secara cepat dan akurat.

Advertisements

Dampak pada Operasional Stasiun Bekasi Timur

Insiden ini secara signifikan berdampak pada operasional Stasiun Bekasi Timur. Hingga saat ini, stasiun tersebut masih memberlakukan pembatasan layanan. Stasiun belum melayani aktivitas naik-turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi. Kabar baiknya, jalur hilir sudah dapat digunakan meskipun dengan pengaturan yang terbatas, menandakan upaya pemulihan terus dilakukan.

Presiden Prabowo Subianto Turun Tangan

Perhatian terhadap tragedi ini juga datang dari pucuk pimpinan negara. Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepeduliannya dengan menjenguk langsung korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi. Kunjungan ini dilakukan pada Selasa pagi (28/4), menegaskan komitmen pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana ini.

Ungkapan Duka Cita dan Komitmen KAI

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden tragis ini. KAI berkomitmen penuh untuk memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” ujar Anne.

Kronologi Singkat Kecelakaan

Kecelakaan nahas ini terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.52 WIB. Insiden melibatkan dua rangkaian kereta api, yaitu KRL jurusan Cikarang dengan nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek yang melayani relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi. Tabrakan mengerikan tersebut dilaporkan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, tepatnya pada titik KM 28+920.


Eksplorasi konten lain dari Faktain.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Kasih Komentar

Eksplorasi konten lain dari Faktain.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca