News

Anggota DPRD Pesawaran Terseret Kasus Penganiayaan, Berawal dari Senggolan di Jalan!

Anggota DPRD Pesawaran Terseret Kasus Penganiayaan, Berawal dari Senggolan di Jalan!

ALFIE RENALDY
Oleh: ALFIE RENALDY Selasa, 24 Februari 2026 | 09:08 WIB

Anggota DPRD Pesawaran Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan

Faktain News – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, berinisial FF, kini tengah menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia diduga kuat terlibat dalam kasus penganiayaan yang berawal dari insiden senggolan antara sepeda motor seorang warga dengan mobil yang dikendarainya.

Kronologi Singkat dan Laporan Resmi

Insiden yang berujung pada dugaan tindak kekerasan ini dilaporkan oleh seorang warga berinisial MO ke Polres Pesawaran. MO menduga FF melakukan penganiayaan setelah terjadi cekcok akibat senggolan kendaraan.

Laporan resmi atas nama FF telah diterima dan tercatat dengan nomor polisi LP/B/44/II/2026/SPKT/POLRES PESAWARAN/POLDA LAMPUNG. Saat ini, berkas laporan tersebut sedang dalam proses penyelidikan mendalam di Markas Polres Pesawaran.

Konfirmasi dari Pihak Kepolisian

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesawaran, Iptu Pande Yoga, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan penganiayaan tersebut.

Advertisements

Benar, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, kata Pande Yoga melalui pesan WhatsApp, pada Kamis, 19 Februari 2026.

Tahapan Penyelidikan Lebih Lanjut

Iptu Pande menjelaskan, tim penyidik akan segera melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Mereka berencana untuk meminta keterangan dari saksi pelapor, MO, serta akan memanggil terlapor, FF, untuk dimintai keterangan. Proses ini bertujuan untuk mengumpulkan fakta dan bukti guna menentukan status hukum laporan tersebut.

Nantinya keterangan dari pelapor akan kami minta. Kami juga akan memanggil terlapor FF untuk dimintai keterangan terkait laporan yang masuk, tambahnya.

Bantahan Keras dari Anggota DPRD FF

Sementara itu, anggota DPRD Pesawaran, FF, menanggapi laporan tersebut dengan bantahan keras. Ia membantah semua tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepadanya. FF menyatakan bahwa informasi yang beredar tidaklah benar.

Tidak benar jika ada informasi atau pemberitaan yang menyatakan saya telah melakukan penganiayaan terhadap MO. Itu semua bohong dan merupakan fitnah, tegas FF.


Eksplorasi konten lain dari Faktain.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Kasih Komentar

Eksplorasi konten lain dari Faktain.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca