Jakarta, Faktain.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Jumat (11/7/2025). IHSG melaju 30,22 poin atau 0,43% ke level 7.035,5, menunjukkan performa positif di penghujung pekan.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan bahwa penguatan ini, sejalan dengan tren hijau di indeks saham Asia lainnya, didorong oleh optimisme pasar terhadap prospek negosiasi tarif dagang antarnegara.
Kabar Baik dari Meja Perundingan Internasional
Sorotan utama datang dari upaya Jepang untuk mengadakan perundingan tarif tingkat menteri dengan Amerika Serikat (AS). Pilarmas menyebutkan, Jepang menargetkan pertemuan antara negosiator Ryosei Akazawa dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent di Osaka pekan depan, menandai potensi perundingan tarif pertama yang diselenggarakan di Jepang setelah tujuh putaran sebelumnya di Washington.
Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menegaskan kembali komitmen negaranya untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan, terutama setelah Presiden Trump memberlakukan tarif 25% atas impor Jepang yang akan berlaku mulai 1 Agustus.
Selain itu, pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio dan mitranya dari Tiongkok dalam KTT di Malaysia hari ini juga menjadi perhatian. Pasar berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang pertemuan antara pemimpin kedua negara, Xi Jinping dan Donald Trump, yang berpotensi meredakan ketegangan dagang lebih lanjut.
Peran Penting Sentimen Domestik
Dari dalam negeri, penguatan saham-saham blue chip turut menjadi penopang kenaikan IHSG. Pilarmas juga menyoroti respons positif pasar terhadap perkembangan negosiasi tarif antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick, dan Ketua Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa perundingan tarif telah mencapai kemajuan signifikan, mencakup isu tarif, hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta kerja sama komersial dan investasi. “Tentunya ini sebuah harapan memberikan hasil positif hari negosiasi tersebut,” ujar Pilarmas.
Saham Pilihan dan Pergerakan Pasar
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mencatatkan penguatan signifikan antara lain COIN, MERI, CDIA, BLOG, ASPI. Sementara itu, saham-saham dengan penurunan terbesar adalah MFIN, PMUI, TARA, ZATA, CLAY.
Untuk perdagangan di sesi II, Pilarmas merekomendasikan saham JPFA. “Kami merekomendasikan JPFA buy dengan support dan resistance di 1.540 – 1.700,” tutup Pilarmas.
Eksplorasi konten lain dari Faktain.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
