SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
berita informasi Politik
Beranda / Politik / Cari tahu : Penghitungan Suara Pemilu Berapa Lama ?

Cari tahu : Penghitungan Suara Pemilu Berapa Lama ?

Konten Instagram Kutipan Berita Umum Profesional Oranye Putih Samar 20240214 113536 0000

Halo sobat Faktizen!
Sudahkah kalian nyobols 14 Februari 2024 Pemilihan umum kali ini? berapa lama sih Penghitungan Suara Saat pemilu? apakah kamu penasaran, yuk baca artikel ini sampai selesai ya.

Tahapan yang sangat dinantikan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres), singkatan dari Pemilihan Presiden, adalah proses perhitungan suara. Setelah pemilih menggunakan hak suaranya untuk menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan ditetapkan sebagai pemenang, dilakukan penghitungan surat suara.

Dalam Pilpres di Indonesia, metode penghitungan suara yang digunakan disebut Majolitarian. Prinsipnya sederhana, yakni pasangan calon presiden dan wakil presiden dianggap menang jika berhasil meraih suara mayoritas.

Meskipun demikian, sistem Majolitarian di Indonesia mengalami sedikit modifikasi terkait faktor penentu kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Aturan berlaku menetapkan bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden hanya dapat dinyatakan sebagai pemenang jika meraih suara terbanyak dan menang di atas 20 persen di setengah wilayah Indonesia.

Penerapan sistem Majolitarian dimulai pada tahun 2004, ketika pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung pertama kali diterapkan. Sebelumnya, pemilihan presiden dan wakil presiden di Indonesia dilakukan melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Gubernur Lampung Gagas Transformasi Ekonomi Desa Berlandaskan UUD 1945 dan Asta Cita

Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla menjadi pemenang dalam pemilihan presiden secara langsung yang pertama kali dilaksanakan. Sampai saat ini, metode Majolitarian terus digunakan dalam Pilpres di Indonesia.

Proses penghitungan atau rekapitulasi suara dimulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mencapai tingkat nasional. Penghitungan di TPS dilakukan secara manual oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setelah proses pencoblosan selesai.

Setelah penghitungan selesai, KPPS mencatat hasil perolehan suara pada formulir C1. Kotak suara dan dokumen administratif diserahkan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melanjutkan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Proses rekapitulasi dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi oleh KPU provinsi. Tahap terakhir adalah rekapitulasi di tingkat nasional yang dilakukan oleh KPU RI.

Berdasarkan prinsip keterbukaan, KPU mempublikasikan hasil penghitungan melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu. Formulir C1 dipindai dan diubah menjadi dokumen digital melalui pemindaian di kecamatan dan kabupaten.

Lowongan Kerja PT KAI Group Eksternal 2026 untuk Lulusan SLTA hingga S1

Data dari formulir C1 yang telah dipindai kemudian diumumkan melalui Situng. Hal ini bertujuan agar masyarakat dan pihak terlibat dalam Pemilu 2024, termasuk Pilpres, dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai perhitungan suara dan perkembangannya hingga tahap penetapan pemenang oleh KPU.

Proses penghitungan dimulai setelah proses pencoblosan selesai, sekitar pukul 13:00 WIB + 12 Jam.


Eksplorasi konten lain dari Faktain.com | Berita, Informasi dan Pengetahuan Terbaru

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Kasih Komentar

×
×

Eksplorasi konten lain dari Faktain.com | Berita, Informasi dan Pengetahuan Terbaru

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca